
untuk saya pribadi, lebih tepatnya bersocial dalam media. medianya apa ? internet. lewat apa ? bisa twitter, facebook, G+ dan lain sebagainya. tujuannya ? sudah pasti untuk berhubungan kembali dengan orang orang yang kita kenal lewat orang yang sudah terhubung dengan kita.
masih ingat friendter ? ya, jauh sebelum kita mengenal facebook dan twitter. dan jauh sebelum kita mengistilahkan dengan namanya social media maka situs pertemanan dunia maya itu sudah ada. facebook dan twitter hanyalah pendatang baru. saya ingat jauh sebelum kita mengenal istilah following dan followers. twitter hanyalah sebagai widget untuk sebuah status singkat yang terintegrasi dengan blog. dimana kita bisa melakukan update status menggunakan text message yang nantinya akan terpampang dalam blog pribadi kita. kita belum mengenal istilah tweet dan kita belum mengenal istilah mentions. dan kita belum menyebut twitter sebagai social media. kita menyebutnya microblogging.
apapun itu kita mengartikan social media, dia berdiri untuk berbagi. orang seperti saya, menggunakan social media untuk berkomunikasi. tetapi banyak pula dari mereka yang sudah mempunyai jaringan yang sangat luas. tak hanya berkomunikasi tapi mereka menggunakan untuk marketing. bahkan seorang yang sudah mempunyai ratusan ribu follower dalam twitter sangatlah mungkin untuk dikontrak sebuah perusahaan untuk mengiklankan produk dari perusahaan tersebut. mungkin itulah yang dinamakan buzzer.
yang saya tidak mengerti, arti dari kata social itu sejauh apa? dan arti dari kata media itu sejauh apa ? saya hanya mengerti kata “SHARE”
facebook SHARE, twitter SHARE, youtube SHARE, blogger SHARE, digg SHARE, wordpress SHARE, tumblr SHARE, myspace SHARE dll. ya, BERBAGI. itulah kata social media yang saya tahu. dan pertanyaan berikutnya, apa yang sudah kita bagi kalau kita terjun dalam social media ini ? kehidupan kita ? informasi ? atau sesuatu yang mungkin dapat menghasilkan sesuatu. dan selama kita bisa berbagi dalam social media ini. maka status kita bisa dikatakan bersocial. tetapi kalau kita tidak bisa berbagi, sekalipun kita check in di berbagai media social, maka kita tidak layak disebut bersocial.
salah kaprahnya ketika seseorang mulai overdose dengan social media. maka kebanyakan dari mereka tenggelam dalam social media itu. hingga akhirnya melupakan kata social yang sebenar benarnya. lantas, apakah kalau kita setiap saat setiap waktu lampu blackberry kita berwarna merah karena notif, itu bisa disebut kalau kita ini bersocial ? lantas, apakah kalau kedua tangan kita terus menerus menggenggam handheld itu bisa disebut sebagai bersocial ? dan apakah kalau kita duduk berjam jam dan hampir menghabiskan waktu kita didepan PC itu bisa disebut sebagai bersocial ? padahal kebanyakan dari kita melakukan ketiga hal tersebut bersamaan. bahkan mungkin social media sudah menyita kehidupan bersocial kita yang sebenar benarnya. kita tidak mengenal tetangga dekat, kita tidak mengenal lingkungan sekitar kita, dan kita bahkan sudah melupakan kalau diri kita ini sebagai mahluk yang bersocial ? hingga akhirnya kita menjadi sosok yang anti social.
bahkan kita tidak mengerti arti dari kata social media itu seperti apa ? dan kita tidak mengerti arti kata social itu seperti apa ? karena banyak dari kita (mungkin juga termasuk saya salah satunya) menjadikan social media sebagai ajang pamer kehidupan. pamer dengan diri kita tentang suatu hal yang mungkin sebenarnya tak layak kita umbar. pamer dengan segala hal yang kita miliki. narsis. berlebihan. ingin eksis. apakah hal hal seperti itu yang kita sebut sebagai SHARE ? lantas ? kita ini bersocial dalam hal apa ?
art by WebTreatsETC



kurasa aku sudah larut dalam socmed itu dan dan socmed sendiri dalam artian sebenarnya sudah tidak ada di diri saya tolonggggggg tolongggg hihihih
bukan bermaksud menyindir lho yah :p…
Bahkan kalo jaman dulu pasar tradisional tempat orang sharing2 gosip dan cerita, itu juga tempat social lho.. apapun di dunia pastilah punya plus minusnya masing2..
wahhh… dikunjungi sesepuh…
*sembah sembah* kakak….
Mangstapppp
Like it!
Ijin share yaaaa!
siap ! laksanakennn…
btw SHARE kemana yah,,.. ;p ???
barusan aku share link-nya di tumblr dan di twitter
wokehhh… siap bu guru…
alamat tumblr nya yang saya ngga tau kemana kemana kemana…
ternyata socmed bikin lieur yah klo dipikir-pikir.
he eh…
bikin pusinggg